Si Cinderella pendosa yang lumpuh ingatannya terhadap manusia di Bumi dan pendosa seperti kalian juga.
Debat
Berdebat itu untuk mencari kebenaran. Berdebat dengan cara yang baik dan terbaik. Dan bukan menjatuhkan musuh. Sekaligus menyebarkan aib si musuh. Itu bergaduh namanya dan bukan berdebat.
KITA
Kita,
Suka sangat menghakimi,
Suka sangat memerli,
Suka sangat mngumpat sana sini,
Suka sangat memfitnah dia itu dan ini.
Kita,
Manusia dan bukan Tuhan,
Dan sama sekali tidak akan jadi Tuhan,
Jadi berhentilah ambil alih tempat Tuhan,
Kalau tegur dan tidak dipeduli,
Pergi sana sujud dan berdoa pada Ilahi,
Bukan menyebar aib orang itu ke sana sini.
Yang Pasti
Semua tahu,
Mati itu pasti,
Tapi tidak semua tahu,
Yang mati itu,
Pasti kita tidak dapat lari,
Jadi apa lagi yang kau nanti?
Sudah bersedia mahu mengadap Ilahi?
Mati itu pasti,
Tapi tidak semua tahu,
Yang mati itu,
Pasti kita tidak dapat lari,
Jadi apa lagi yang kau nanti?
Sudah bersedia mahu mengadap Ilahi?
Kamu
Kepada Kamu Lelaki.
Saat aku memohon kepada Allah SWT,
Agar dijauhkan dari api neraka,
Kau ada dalam doaku,
Kerna kau sebahagian dari diriku.
Titik
Kesengsaraan beliau sendiri memenuhi hati beliau,
Tidak ada ruang di dalamnya untuk kesedihan orang lain,
Tidak ada.
Titik.
Tidak ada ruang di dalamnya untuk kesedihan orang lain,
Tidak ada.
Titik.
Ingat Ya
Ingat ya,
Perempuan itu ibaratnya pakaian buat laki-laki,
Menghangatkan di musim hujan,
Meneduhkan saat kemarau.
Ingat ya,
Mata itu bisa menyesatkan,
Akal juga bisa melenakan,
Seharusnya jelingan itu bisa dilihat dengan mata hati.
Perempuan itu ibaratnya pakaian buat laki-laki,
Menghangatkan di musim hujan,
Meneduhkan saat kemarau.
Ingat ya,
Mata itu bisa menyesatkan,
Akal juga bisa melenakan,
Seharusnya jelingan itu bisa dilihat dengan mata hati.
Subscribe to:
Posts (Atom)