Semua tahu,
Mati itu pasti,
Tapi tidak semua tahu,
Yang mati itu,
Pasti kita tidak dapat lari,
Jadi apa lagi yang kau nanti?
Sudah bersedia mahu mengadap Ilahi?
Si Cinderella pendosa yang lumpuh ingatannya terhadap manusia di Bumi dan pendosa seperti kalian juga.
Kamu
Kepada Kamu Lelaki.
Saat aku memohon kepada Allah SWT,
Agar dijauhkan dari api neraka,
Kau ada dalam doaku,
Kerna kau sebahagian dari diriku.
Titik
Kesengsaraan beliau sendiri memenuhi hati beliau,
Tidak ada ruang di dalamnya untuk kesedihan orang lain,
Tidak ada.
Titik.
Tidak ada ruang di dalamnya untuk kesedihan orang lain,
Tidak ada.
Titik.
Ingat Ya
Ingat ya,
Perempuan itu ibaratnya pakaian buat laki-laki,
Menghangatkan di musim hujan,
Meneduhkan saat kemarau.
Ingat ya,
Mata itu bisa menyesatkan,
Akal juga bisa melenakan,
Seharusnya jelingan itu bisa dilihat dengan mata hati.
Perempuan itu ibaratnya pakaian buat laki-laki,
Menghangatkan di musim hujan,
Meneduhkan saat kemarau.
Ingat ya,
Mata itu bisa menyesatkan,
Akal juga bisa melenakan,
Seharusnya jelingan itu bisa dilihat dengan mata hati.
Subscribe to:
Posts (Atom)